Jembatan Sikatak yang Ikonik di Undip
Jembatan Sikatak
adalah ikon baru di Undip. Jembatan yang diresmikan langsung oleh Rektor Undip Yos
Johan Utama pada Julia 2020 tersebut menghubungkan Jl Prof Soedarto dengan
Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) di Jurang Belimbing. Akses baru
tersebut memudahkan masyarakat yang tinggal di Jurang Belimbing yang akan
menuju keluar. Jadi tidak perlu melewati kampus Undip. Jembatan Sikatak juga
dapat memecah kemacetan yang sering terjadi di pagi dan sore hari. Kemacetan
yang biasanya mencapai 10 menit an karena ada tumpukan kendaraan di bundaran
dekat gedung Prof Soedarto dan pertigaan depan Taman Rusa FPP.
Kemudian
perlunya peningkatan keamanan kampus. Sebelum ada Jembatan Sikatak, warga luar
atau asli Jurang Belimbing biasanya akan melintasi kampus karena merupakan
satu-satunya akses jalan menuju Juarang Belimbing. Kini bisa langsung menuju Jl
Prof Soedarto via Jembatan Sikatak. Jembatan Sikatak yang berlokasi di depan
LPPU juga memudahkan mahasiswa yang hendak menuju ke kampus di sekitar Jurang
Belimbing. Seperti Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) dan Faklutas
Kedokteran (FK), Blimbingsari, Permata Hijau .
Asal usul nama
Jembatan Sikatak menurut warga sekitar berasal dari kata Si Kethok (huruf “e” cara
bacanya seperti kata teman”). Kethok artinya terpotong. Hal ini karena
sebelumnya Jl Prof Soedarto menuju Jl Lingkat Utara Undip terpotong oleh Sungai
Krengseng. Namun diutip dari laman resmi Undip yakni www.undip.ac.id, nama
Sikatak diartikan seperti katak yang melompat. Hal ini sebagai gambaran atas
beragam loncatan prestasi dan kemajuan yang telah dicapai Undip.

Komentar
Posting Komentar